Perekayasaan Pelaporan Keuangan
Assalamu'alaikum teman-teman 😊
Kali ini Anna mau berbagi ilmu tentang Teori Akuntansi nih, yaitu "Perekayasaan Pelaporan Keuangan". Dalam bab sebelumnya, Anna sudah ajak temen2 buat belajar teori akuntansi yaitu penalaran. Penalaran itu sendiri adalah berfikir logis dalam meyakinkan diri kita tentang suatu pernyataan. Nah, dalam ilmu akuntansi, penalaran logis itu dilakukan melalui proses perekayasaan dan dalam praktik akuntansi yang direkayasa disini adalah dalam pelaporan keuangan. Perekayasaan pelaporan keuangan nantinya akan menghasilkan rerangka konseptual yang fungsinya untuk mengevaluasi praktik akuntansi yang sudah berlalu maupun untuk mengembangkan praktik akuntansi di masa mendatang. Jadi sangat penting buat temen2 untuk mengetahui apa sih artinya perekayasaan dalam akuntansi itu? trus gimana caranya perekayasaan akuntansi itu?
Kali ini Anna mau berbagi ilmu tentang Teori Akuntansi nih, yaitu "Perekayasaan Pelaporan Keuangan". Dalam bab sebelumnya, Anna sudah ajak temen2 buat belajar teori akuntansi yaitu penalaran. Penalaran itu sendiri adalah berfikir logis dalam meyakinkan diri kita tentang suatu pernyataan. Nah, dalam ilmu akuntansi, penalaran logis itu dilakukan melalui proses perekayasaan dan dalam praktik akuntansi yang direkayasa disini adalah dalam pelaporan keuangan. Perekayasaan pelaporan keuangan nantinya akan menghasilkan rerangka konseptual yang fungsinya untuk mengevaluasi praktik akuntansi yang sudah berlalu maupun untuk mengembangkan praktik akuntansi di masa mendatang. Jadi sangat penting buat temen2 untuk mengetahui apa sih artinya perekayasaan dalam akuntansi itu? trus gimana caranya perekayasaan akuntansi itu?
Apa yang dimaksud perekayasaan?
Perekayasaan adalah proses terencana dan juga sistematis yang melibatkan pemikiran, penalaran, dan pertimbangan untuk memilih maupun menentukan teori, konsep, metode, teknik, serta pendekatan untuk menghasilkan suatu produk. Maksud perekayasaan disini itu bukan perekayasaan dalam arti mengada-ada laporan keuangan seperti itu ya temen2, tapi perekayasaan yang dimaksud disini itu perekayasaan dalam arti luas yaitu dalam hal pelaporan keuangan. Jadi, dalam ilmu akuntansi, proses penalaran dilakukan melalui proses perekayasaan pelaporan keuangan yaitu bagaimana hasil dari pelaporan keuangan tersebut dapat diterima menjadi sebuah laporan yang nantinya bisa untuk mengevaluasi ataupun mengembangkan suatu perusahaan. Kaya misalnya aja kita lagi ujian matematika nih temen2, kita pas ngerjain soalnya itu seriuus banget (duarius malah😆) biar nantinya dapet nilai 200 (gak mungkin😂, karena paling tinggi nilainya 100😑). Terus setelah itu garapan kita tadi dinilai dan hasilnya diumumkan ke kita. Ternyata kita cuma dapet nilai 60 misalnya. Jadi dari situ kita pasti bisa menyimpulkan dong, kenapa nilaiku cuma 60 ya? yang salah yang mana ya? berarti aku kurang teliti nih, berarti besok2 harus giat belajar terus ngerjainnya yang teliti biar dapet nilai 300 (menghayal😁😎). Sama halnya dengan pelaporan keuangan, ketika suatu perusahaan misalnya sudah berjalan 5 periode. Perusahaan tersebut pastinya membuat laporan keuangan setiap periodenya, dan setelah 5 periode berjalan perusahaan tersebut dapat mengetahui hasil dari kinerja perusahaan itu sendiri salah satunya dari laporan keuangan. Dari situ perusahaan tersebut dapat mengevaluasi diri dan dapat mengembangkan strategi2 baru untuk mencapai tujuan perusahaan.
Dalam hal akuntansi, perekayasaan itu harus dipraktikkan misalnya aja subjeknya "negara". Jadi wujudnya nanti dalam bentuk mekanisme pelaporan keuangan nasional yang mana para pelapor keuangan negara tersebut menyediakan data dan juga menyampaikan hasil laporannya kepada para pengambil keputusan yang nantinya keputusan yang dibuat akan berpengaruh terhadap negara tersebut. Pelaporan keuangan nasional harus direkayasa secara saksama untuk tujuan pengendalian alokasi sumber daya secara automatis melalui sistem ekonomik yang berlaku. Dalam pelaporan keuangan, pengendalian secara automatis tersebut dapat dicapai dengan menggunakan prinsip akuntansi berterima umum/PABU yang di dalamnya juga sudah termasuk standar akuntansi. PABU itu menentukan bentuk, isi, dna susunan laporan atau statemen keuangan sebagai medium utamanya.
Bagaimana proses perekayasaan?
Sebelum temen2 tau bagaimana proses perekayasaan, temen2 udah tau kan pelaporan keuangan itu apa? Pelaporan keuangan adalah struktur dan proses akuntansi yang menggambarkan bagaimana proses akuntansi itu disediakan dan juga dilaporkan untuk mencapai tujuan ekonomik dan sosial negara. Jadi, pelaporan keuangan itu di dalamnya ada tuh cara2 ataupun strategi apa aja yang dipakai perusahaan ataupun negara dalam mengelola keuangan mereka. Berikut proses perekayasaan palaporan keuangan:- Pertama, suatu negara harus mengetahui terlebuh dahulu apa tujuan ekonomik dan sosial negara tersebut yang dituangkan dalam tujuan dari pelaporan keuangan. Yakni, untuk menyediakan informasi keuangan untuk dasar pengambilan keputusan ekonomik dan juga sosial negara.
- Kedua, suatu negara harus melakukan penalaran yaitu bagaimana caranya tujuan dari negara tersebut dapat dicapai atau strategi apa yang harus dipakai? Berikut beberapa pertanyaan: (-) konsep dasar apa yang relevan? (-) siapa subjek pelaporan? (-) siapa yang dituju oleh informasi? (-) informasi apa yang dilaporkan? (-) simbol/elemen apa yang digunakan untuk melaporkan? (-) dasar pengukuran apa untuk mengkuantifikasi? (-) apa saja kriteri pengakuan hasil pengukuran? (-) medium apa yang digunakan untuk melaporkan? (-) bagaimana informasi dilaporkan dalam medium?
- Ketiga, jawaban dari pertanyaan2 diatas akan membentuk suata rerangka konseptual. Nah, dari sini dapat diketahui siapa saja yang ikut andil dalam proses pelaporan keuangan suatu negara. Dan setelah itu, hasil laporan keuangannya dijabarkan dalam bentuk standar akuntansi dan acuan lainnya sehingga membentuk prinsip akuntansi berterima umum (PABU).
- Final, laporan keuangan dirancang, diolah, diringkas, dan disajikan yaitu melalui media pelaporan. Dan jadilah informasi akuntansi.
Begitulah temen2 bagaimana proses dari perekayasaan pelaporan keuangan itu terjadi. Proses perekayasaan diatas, jika ditinjau dari pendekatan penalaran merupakan proses penalaran deduktif-normatif. Tujuan sosial dan ekonomik negara dianggap telah disepakati dan menjadi premis dalam penalaran.
Sekian dari Anna, mohon maaf apabila banyak kurangnya dan semoga bermanfaat😉. Wassalamu'alaikum wr. wb.
Komentar
Posting Komentar