TEORI AKUNTANSI - PENALARAN (Reasoning)
Teori akuntansi itu apa sih? Dalam bab
1 buku Teori Akuntansi karangan Suwardjono dijelaskan bahwa pengertian teori
akuntansi adalah suatu penalaran logis untuk menjelaskan bagaimana akuntansi
itu sendiri diturunkan, dikembangkan, ataupun dipilih. Yang perlu digaris
bawahi disini adalah “penalaran”. Penalaran itu sangat penting bagi kita dalam
belajar teori akuntansi. Nah, untuk itu mari kita pelajari bersama-sama apa itu
penalaran? Sebenarnya tanpa kita harus tau teorinya, temen-temen pasti juga
sudah tau ya yang namanya penalaran itu apa dan kaya gimana? Tapi kita tetep
harus belajar teorinya ya temen-temen… karena, praktik yang baik itu didasari
dari teori yang baik juga. Yuk kita bahas penalaran itu apa, terus gimana
caranya kita berfikir secara nalar! O ya..buku yang aku pake dalam tulisan ini
judulnya “Teori Akuntansi (Perekayasaan Pelaporan Keuangan Edisi Ketiga)
karangan Suwardjono.
Pengertian
Penalaran, menurutku bisa
diartikan ‘berfikir logis’. Kalo menurut Nickerson (1986), penalaran itu adalah suatu
proses berfikir secara logis dan juga sistematis untuk membentuk dan
mengevaluasi suatu keyakinan kita terhadap suatu pernyataan. Jadi, penalaran itu
kita memikirkan sesuatu hal nih, dan kita itu berfikirnya secara logisnya dan juga sistematis
yang tujuannya atau hasil dari pemikiran kita tadi akan membentuk atau
mengevaluasi keyakinan/kepercayaan kita pada suatu hal. Jadi, pada saat kita
meyakinkan diri kita pada suatu hal kita pasti akan berfikir, logisnya ini
bener apa enggak ya? Nah, itu yang dinamakan penalaran.
Unsur
dan Struktur Penalaran
Pada saat kita berfikir secara
penalaran, ada 3 konsep penting nih temen-temen dalam penalaran... yaitu Asersi, Keyakinan, dan Argumen. Disini saya akan jelaskan satu per satu dari unsur dan struktur penalaran secara singkat aja ya temen-temen, gak usah panjang-panjang.
Asersi
Asersi itu adalah pernyataan-pernyataan positif yang akan menegaskan/mendukung suatu
hal adalah benar. Asersi itu bisa disebut juga dengan
pernyataan, dan pernyataan yang dimaksud disini akan memuat/menegaskan tentang
kebenaran (realitas). Fungsi asersi bagi penalaran ada 2, yaitu asersi sebagai elemen pembentuk argumen dan asersi sebagai simpulan.
Keyakinan
Keyakinan adalah tingkat kebersediaan untuk menerima bahwa suatu pernyataan mengenai suatu hal adalah benar. Jadi, keyakinan itu, kita
menerima/percaya bahwa sesuatu hal itu benar. Fungsi keyakinan dalam penalaran adalah sebagai objek dari penalaran itu sendiri. Kita berfikir secara penalaran itu tujuannya adalah meyakinkan diri kita akan kebenaran suatu hal. Maka dari itu keyakinan merupakan objek/sasaran/hasil dari penalaran.
Argumen
Argumen adalah serangkaian asersi beserta keterkaitan dan penyimpulan yang digunakan untuk mendukung suatu keyakinan. Argumen itu pendapat-pendapat atau alasan-alasan mengapa kita yakin pada suatu hal. Fungsi argumen dalam penalaran adalah sebagai bukti rasional atau sebagai penguat/pendukung dari asersi.
Contoh nyata penalaran dalam kehidupan misalnya menabung. Anna pengen beli baju. Dalam memikirkan hal itu, Anna berfikir secara penalaran. Asersinya : kalo aku pengen beli baju aku harus nyari uang dimana ya?, aku harus minta orangtua atau kerja atau aku nabung aja ya?, gimana kalo aku nabung aja, menabung kan hal positif, kalo aku nabung nanti aku juga gak perlu repot-repot kerja, tapi sayangnya aku nanti harus irit dan gak bisa beli macem-macem. Itu merupakan contoh asersinya. Kemudian argumennya : aku kan pengen beli baju jadi harus nabung dulu, nanti aku harus nabung berapa ya supaya bisa beli baju yang bagus dan model terbaru?, kalo aku pengen beli baju bagus kayanya aku harus nabung 200rb deh, kalo aku pengen ke toko A kayanya udah bisa dapet model terbaru dan uangnya juga udah cukup kok, yaudah fix aku mau nabung 200rb buat beli baju model terbaru di toko A. Nah, dari hasil argumen itu maka muncullah keyakinan bahwa Anna akan membeli baju dengan cara menabung dulu. Itulah yang disebut dengan penalaran. hehee...agak lebay yaa😂
Komentar
Posting Komentar